Hoah akhirnya UAS sudah selesai dan saya bisa bernapas dengan lega. Tapi eits tunggu dulu. sepertinya saya belum bisa bernapas kalau hasil HSK belum dibagikan.

Takut nih IP berapa yah emoticon .

Mudah-mudahan siy bagus.

Kalau abis UAS gini enaknya refreshing niy. kebetulan Kampus saya mengadakan BL fair. BL fair itu emang diadain tiap tahun. Tapi awal diadainnya siy tahun 2003 dengan mengundang DEWA. terus tahun 2004 giliran band Padi yang manggung, dan pada Tahun 2005 giliran Coklat yang diundang BL fair.

BL fair ini sengaja diadain untuk menarik minat para mahasiswa baru supaya mereka mau daftar dan menjadi mahasiswa tetap di Kampus ini.

Yah promosi besar-besaran dengan mengundang para artis ke kampus ini, agar kampus terlihat mahal dan berkelas. Sebenarnya boleh-boleh aja siy. Hanya saja, kenapa BL melupakan adanya pembangunan infrastruktur ? Padahal infrastruktur yang memadai adalah point penting untuk meningkatkan pamor UBL di mata calon mahasiswa terutama mahasiswa itu sendiri. Karena promosi yang paling jitu adalah promosi mulut ke mulut !

boleh-boleh aja siy, setiap tahun ngadain konser dengan mengundang artis ngetop. cuma .. kenapa biaya itu tidak sebanding dengan perbaikan infrastruktur yang ada?

Seperti Komputer-komputer yang ada di Laboratorium misalnya. Karena BL merupakan universitas yang terkenal dengan IT knowledgenya, seharusnya BL malu kalau masih menggunakan komputer yang jadul.

Lahan parkir yang masih semrawut, toilettoilet yang minim, bahkan sistem pendingin udara yang selalu  berisik setiap kali dinyalakan. yah setidaknya ada satu hal yang aneh, Kampus yang mengadakan BL fair dengan mengundang artis yang lumayan mahal tapi infrastrukturnya kok ‘membleh’.

Sebenarnya kritik ini sudah sampai ke pihak rektor pada tahun 2004.
Para ormas menolak untuk membuka stand di depan pintu gerbang karena perkara tersebut tidak dihiraukan oleh pihak yang bersangkutan. Bahkan sampai sekarang para mahasiswa masih menanyakan Dana Kemahasiswaan atau Dana-dana yang tertera di Kwitansi Pembayaran, Namun tak jelas kegunaannya apa.

Yah mungkin ini cuma argumen saya saja dalam menyikapi kampusku yang rada aneh dalam menarik minat mahasiswanya karena hanya memandang kepuasan dalam jangka pendek daripada pembangunan infrastruktur yang dapat memberikan kepuasan bagi mahasiswanya dalam jangka panjang. Semoga di tahun mendatang Kampusku bisa lebih menyeimbangkan antara kepuasan jangka pendek & jangka panjang. I hope so.