AboUt M3...!!!June 21, 2008 11:14 am

Pindah… Pindah…
He3x…

Bukan karena banjir, atau juga bukan karena digusur…tp karena situs ini DIBLOK.

Ya,dari kantor vini sekarang,memang gak bisa mengakses semua situs yg ada kata2 blog.
Jadi lebih baik pindah daripada blog ini tdk terurus…

Namanya juga masih baru,jadi ‘rumah’ barunya jg masih kosong…alias blm bnyk furniturenya …

ini alamat ‘rumah’ vini

http://vinifirliyanti.blogspot.com

vini tunggu di sana ya..

sampai jumpa di ‘rumah’ baru vini!

AboUt M3...!!!May 30, 2008 6:25 am

Shining me By Your SUn
LEt me be in u’r side
and Hugh me Tightly

Coz I need A sun
To accompany me
passing this storm
away ,.,.

AboUt M3...!!!July 20, 2007 8:45 am

Jika saya bertemu dengan Pak Suratin, messenger di salah satu unit kerja di Jakarta. Saya pasti akan menjumpai wajah cerahnya. Meski keriput telah banyak mendominasi wajahnya, Ia selalu ceria dan penuh energi. Senyum dan energi ini pula yang menghantarkan dia pada posisi messenger yang sedikit sekali melakukan kesalahan. Sebagai seorang messenger, pekerjaan Pak Suratin tak banyak. Ia hanya bertugas mengantarkan surat dari unit kerjanya ke unit kerja lain di Kantor Pusat atau tempat lainnya di Jakarta.

Pagi sekali, ia telah dating memeriksa motor dinas, kendaraan rutinnya. Setelah siap, ia menuju ke ruang sekretaris untuk mengambil berkas-berkas yang ia harus kirimkan. Jam 9 tepat ia sudah mengudara di atas motornya, mengirimkan surat dari satu alamat ke alamat lainnya sesuai alamat tertuju. Jam 2 siang setelah istirahat makan siang, Ia kembali lagi ke tempat sekretaris untuk mengambil surat-surat yang ia harus kirimkan dan kembali lagi ke kantor di sore hari. Begitu seterusnya dari hari ke hari.

Pertanyaannya adalah dari mana Pak Suratin memiliki begitu besar energi untuk terus mengantarkan surat ke banyak tempat di Jakarta, dengan tetap mengulum senyum di wajahnya .. ? Tidakkah letih atau malas menghampiri saat melakukan pekerjaan rutin seperti itu. Apa lagi tubuhnya tak lagi seprima waktu ia muda.

Kuncinya sangat sederhana, kata Pak Suratin. Ia percaya bahwa pekerjaannya mengantarkan surat bukan merupakan pekerjaan sepele. Ia menambahkan, jika ia salah mengirimkan surat nasabah misalnya, itu bisa saja menyebabkan kemarahan nasabah. Jika permasalahan dapat segera diselesaikan tidak jadi masalah. Bagaimana jika nasabah yang kecewa tadi kemudian menyampaikan keluhannya di surat kabar. Bank tentu saja akan mengalami kerugian. Dengan memandang bahwa pekerjaan saya adalah pekerjaan penting, saya selalu bekerja yang terbaik di setiap pekerjaan saya, katanya.

Dalam buku Positive Business Idea, James Gwee bercerita tentang Pak Lim, seorang pria berusia 60 tahun yang bekerja sebagai petugas pengecek engsel pintu di sebuah hotel. Pekerjaan Pak Lim ini bukanlah pengececekan engsel “biasa” melainkan pengecekan yang seksama di setiap engsel dan memastikan bahwa setiap pintu bisa dibuka tutup tanpa masalah. Untuk mengecek satu pintu saja, Pak Lim berulang kali membuka dan menutup pintu tersebut untuk memastikan engsel berfungsi dengan baik. Setiap hari Pak Lim memeriksa satu pintu ke pintu lain. Jika Pak Lim mulai memeriksa pintu pertama di tanggal satu, maka pada akhir bulan ia harus sudah memeriksa pintu kamar terakhir dan dilanjutkan keesokannya kembali mengecek engsel di pintu pertama. Begitu terus menerus dan berulang hingga bertahun-tahun. Tertarik dengan semangat dan ketelatenan Pak Lim menekuni pekerjaannya, James bertanya resep Pak Lim bisa sedemikian lama melakukan hal yang sama dengan semangat.

Pak Lim mengatakan bahwa pekerjaannya bukanlah sekedar memeriksa engsel, tapi lebih dari itu. Tamu-tamu di hotel ini adalah kepala keluarga, CEO sebuah perusahaan, direktur dan manjer senior. Jika Tuhan berkehendak, hotel ini mengalami kebakaran dan beberapa tamu tidak selamat karena engsel pintu yang rusak, bayangkan yang mengalami kerugian tidak hanya pihak hotel, banyak orang yang kehilangan sosok kepala keluarga yang menafkahi, atau karyawan yang kehilangan pimpinan.

Dua kisah di atas menunjukkan pentingnya memaknai pekerjaan kita, melakukan yang terbaik, merasa bangga atas apa yang kita lakukan dan yang terpenting membuat pekerjaan kita penuh arti, baik untuk perusahaan maupun untuk diri kita sendiri.

Sumber : Learning Bank Mandiri

AboUt M3...!!!June 13, 2007 11:07 am

maaf untuk sementara off dulu

bener2 off

AboUt M3...!!!May 21, 2007 11:50 am

waktu terus berjalan
terus berputar

satu pertanyaan yang terus mengiang – ngiang
“Berapa buku yang sudah anda baca sepekan ini ?”